Eks Presiden Madrid Minta FIFA Melunak Terkait Embargo Transfer Madrid

Ramon CalderonSanksi embargo trasnfer yang telah dijatuhkan FIFA ke Real Madrid ternyata membuat eks presiden Real Madrid, Ramon Calderon ikut bersimpati. Calderon meminta FIFA untuk bersikap lebih lunak kepada Los Blancos,

Kepada Omnisport, Calderon mengatakan bahwa FIFA harus lebih fleksibel dalam menerjemahkan aturan terkait embargo transfer yang telah dijatuhkan kepada Real Madrid.

Calderon menilai posisi Madrid tak sepenuhnya bersalah. Ia berkilah jika apa yang dilakukan Madrid bukanlah sebuah pelanggaran. Menurut pandangannya, mayoritas para pemain muda dan keluarga mereka datang ke Madrid untuk memenuhi keinginan mereka, karena ada beberapa diantara mereka yang berada dalam kondisi kekurangan. Dan datang ke Madrid bisa memberikan mereka harapan dan mimpi baru.

Seperti yang diketahui, dua tim asal kota Madrid, Atletico dan Real Madrid telah mendapat hukuman embargo transfer dari FIFA. Hukuman serupa yang sudah pernah dirasakan oleh Barcelona pada tahun 2014 silam. Kabarnya saat ini kedua tim kota Madrid itu tengah mengupayakan banding agar hukuman ditunda hingga Januari 2017.

Namun jika hukuman tetap seperti rencana awal, maka bisa dipastikan Madrid tak akan bisa mendatangkan pemain anyar di dua bursa transfer mendatang. Rencananya hukuman ini akan efektif usai bursa transfer Januari ini. Real Madrid dan Atletico dijatuhi hukuman ini lantaran dianggap melakukan pelanggaran dalam proses transfer pemain muda.