Filosofi Barcelona Lebih Baik Ketimbang Filosofi Real Madrid

barcelonaHal tersebut dituturkan oleh mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon yang menganggap bahwa terlalu seringnya pergantian pelatih di Los Blancos membuat klub Ibu Kota kesulitan dalam menemukan jati diri klub, sehingga filosofi bermain pun kurang mumpuni.

Seiring kesuksesan Barcelona mengamankan lima titel juara di tahun 2015 kemarin, Real Madrid justru mengalami penderitaan, dimana mereka gagal amankan satu gelarpun pada saat yang sama, tak heran jika banyak pihak yang lebih memuji Barcelona ketimbang Los Blancos, bahkan datangnya juga dari mantan Presiden mereka sendiri, Ramon Calderon.

Baru-baru ini, Ramon Calderon mengatakan bahwa Filosofi Barcelona lebih baik ketimbang Filosofi Real Madrid. Namun hal tersebut bukan tanpa alasan, karena menurut Calderon, seringnya pergantian pelatih di kubu Los Blancos membuat mereka tak kunjung mampu temukan jati diri sendiri.

“Kami di Real Madrid sering mengganti pelatih tanpa mementinkan kriteria tertentu, tanpa merencanakan sesuatu yang matang. Kami harus akui bahwa Barcelona melakukannya lebih baik dalam kurun waktu tersebut”
“Barcelona, sejak Era Johan Cruyff pada tahun 1980 silam sudah memantapkan filosofi permainan dan semua paham dengan hal itu. Semua yang disana menaruh hormat kendati dalam masa-masa hebat sekalipun sulit, pada akhirnya, mereka punya rencana dan gagasan yang baik”

“Sementara di Madrid, hal itu tidak terjadi karena Presiden Florentino Perez merupakan seorang insinyur dan jika kami tak mengubah paradigma ang ada, maka kekalahan 4-0 dari Barcelona akan ditemukan lagi”
“Sepuluh pelatih sudah bergantian di Real Madrid dalam 10 tahun terakhir bersama dengan Presiden yang sama, itu merupakan sesuatu yang musathil untuk ditemui di klub besar lainnya” Kata Ramon Calderon kepada OmniSport.