Guardiola Sadari Konsekuensi Jika Gagal Lolos 8 Besar Liga Champions

Bayern Munchen menghadapi tugas tak mudah dengan wajib menang atas Shakhtar Donetsk untuk melaju ke babak 8 besar. Sang pelatih Pep Guardiola tahu apa yang akan dia terima jika timnya tersingkir.
pep guardiola
Sampai detik ini kiprah Guardiola bersama Die Roten masih mulus-mulus saja. Pada musim perdananya, eks manajer Barcelona tersebut berhasil mempersembahkan gelar Bundesliga dan DFB-Pokal serta mengantarakan Arjen Robben cs. ke semifinal Liga Champions.

Sementara musim ini kemungkinan besar FC Hollywood masih akan melanjutkan dominasi di kancah domestik dan melangkah jauh di Eropa. Dari yang terakhir disebut, Bayern harus lebih dulu melewati hadangan Shakhtar.

Dalam leg pertama yang dilangsungkan di Lviv Februari lalu, Bayern cuma bermain seri 0-0 melawan 0-0. Ini berarti Bayern mau tak mau harus menang atas wakil Ukraina itu, di lain sisi Shakhtar butuh hasil imbang minimal 1-1.

Melihat torehan Guardiola, dirinya nyaris tak pernah dihujani kritikan dari klub maupun suporter. Namun hal tersebut diyakini berubah drastis andai Bayern gagal menumbangkan Shakhtar.

“Saya sadar apa konsekuensi apa yang kami dapatkan apabila kami gagal lolos ke babak selanjutnya. Bayern merupakan tim dengan sejarah besar,” kata Guardiola yang dilansir Reuters.

“Walau menjadi pelatih muda, saya sdah tahu apa yang akan terjadi nanti. Situasi akan menjadi rumit jika saja kami gagal ke perempatfinal.”

Leave a Reply