John Stones Akan Absen Di Euro 2016 Karena Cedera

Chung - Mereka menyabotase pemilihan presiden FIFA dan FIFA
Stones akan melewatkan dua pertandingan karena cedera lutut

Bek John Stones akan melewatkan dua pertandingan kualifikasi Euro 2016 terakhir Inggris melawan Estonia dan Lithuania karena cedera lutut. Bek tengah Everton berusia 21 tahun itu duduk di bangku cadangan dalam pertandingan Liga Premier hari Minggu lalu yang berakhir dengan skor imbang 1-1 dengan Liverpool di Goodison Park. Manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson telah membawa pemain Tottenham, Andros Townsend dan Kyle Walker sebagai pengganti.

Inggris, yang telah memenuhi syarat untuk lolos ke putaran final, akan menghadapi Estonia di Wembley pada hari Jumat dan Lithuania di Vilnius pada Senin depan. Ada juga keraguan atas kondisi kapten Wayne Rooney, striker Liverpool, Danny Ings, yang telah dipanggil untuk pertama kalinya, dan gelandang Swansea, Jonjo Shelvey. Ketiga pemain tersebut melewatkan pelatihan di St George Park pada hari Selasa.

Gelandang Spurs, Townsend, 24, terakhir kali tampil saat melawan Slovenia pada bulan Juni, sementara full-back Walker, 25, tampil dalam pertandingan internasionalnya yang ke 11 di pertandingan persahabatan yang berakhir imbang di Italia pada bulan Maret. Inggris telah mengamankan posisi teratas di Grup E dengan delapan kemenangan dari delapan pertandingan. Turnamen tahun depan akan diadakan di Perancis.

Chung Mong-Joon – FIFA ‘Menyabot Kampanye’ 

Chung Mong-joon dari Korea Selatan mengatakan ia sedang diselidiki oleh etika komite FIFA yang telah “mensabotase” pencalonannya sebagai presiden FIFA. Chung, 63, mengatakan ia diberitahu bahwa ia telah melanggar enam artikel kode etik badan sepak bola dunia tersebut. Dia mengatakan tuduhan itu berasal dari “dukungannya” untuk proses tender Piala Dunia 2022 untuk negaranya dan proposal untuk Dana Sepakbola Dunia. Chung membantah semua klaim. Terikat oleh kerahasiaan, FIFA belum membuat pernyataan tentang kasus Chung.

“Mereka menyabotase pemilihan presiden FIFA dan FIFA itu sendiri,” kata Chung. “Bahaya yang sebenarnya adalah bahwa mereka tidak hanya menyabotase pencalonan saya.” Chung, bersama dengan Presiden UEFA, Michel Platini, Pangeran Ali bin al-Hussein dari Yordania dan presiden Asosiasi Sepak Bola Liberia, Musa Bility merupakan kandidat akhir untuk pemilihan yang dijadwalkan akan digelar pada 26 Februari tahun depan.

Leave a Reply