Liverpool 1-1 FC Sion

Ada sejumlah ejekan ketika peluit akhir berbunyi
FC Sion menyamakan kedudukan melalui Ebenezer Assifuah

Lallana 4 ‘

Assifuah 17 ‘

Awal yang buruk bagi Liverpool untuk kampanye mereka di Liga Europa terus berlanjut saat mereka bermain imbang dengan FC Sion di Anfield.

Adam Lallana memberikan awal yang sempurna bagi tuan rumah, mencetak gol dari jarak dekat setelah mendapat umpan silang dari Divock Origi meskipun terlihat seperti offside dalam prosesnya. Klub asal Swiss lawannya menyamakan kedudukan melalui penyelesaian yang baik dari Ebenezer Assifuah. Usaha Origi dan Lallana untuk mencetak gol setelah itu masih dapat digagalkan oleh kiper Sion, Andris Vanins dan membuat Liverpool mencatat hasil imbang kedua berturut-turut di Grup B.

Ada sejumlah ejekan ketika peluit akhir berbunyi setelah rasa frustrasi terhadap tim yang kini berada di paapn tengah klasemen Liga Super Swiss memuncak. Musim ini The Reds mencetak lebih dari satu gol hanya pada satu kesempatan di bawah Brendan Rodgers, tetapi dengan dua pertandingan yang akan datang melawan klub Rusia, Rubin Kazan, manajer Liverpool itu akan berharap untuk mencapai kemenangan yang mereka butuhkan untuk mengambil alih kelompok yang tampaknya relatif mudah.

Bermain dalam formasi 3-5-2, Liverpool harus membayar mahal tujuh perubahan yang dilakukan terhadap tim yang meraih kemenangan di Liga Premier atas Aston Villa Sabtu lalu, ada saat-saat di mana Sion, yang dipimpin oleh kecepatan dan kekuatan Assifuah, mengancam garis belakang Liverpool.

Pemain Pinggiran Mana Yang Berhasil Meraih Tempat Di Tim Utama?

Rodgers tetap bertahan dengan kebijakan yang disukainya yaitu memilih pemain pinggiran dan pemain muda untuk Liga Europa, dengan derby Merseyside di hari Minggu juga mempengaruhi pemikirannya. Daniel Sturridge berada di antara para pemain yang diistirahatkan, yang memungkinkan striker asal Belgia senilai 10 juta Pounds, Origi mendapat kesempatan untuk membuat kesan. Dia memberikan operan untuk gol Lallana dan meskipun dua tendangannya ke gawang lawan berhasil digagalkan oleh Vanins yang tampil mengesankan, ia menunjukkan tanda-tanda ia bisa menemukan kembali permainannya setelah awal yang meragukan untuk karirnya di Anfield, dipinjamkan ke Lille musim lalu.

Danny Ings bermitra dengan pemain depan berusia 20 tahun tersebut dan tampil bersemangat pada hari ia menerima panggilan pertamanya ke skuad Inggris, sementara Lallana menunjukkan beberapa permainan yang bagus dan mencetak golnya dengan baik. Jordan Rossiter kembali bermain di lini tengah setelah tampil dalam pertandingan pembukaan grup di Bordeaux, dan tampak mantap bersama Joe Allen.

Leave a Reply