Mancini Klaim Inter ke Liga Champions Jika Dia Masih Melatih

Meski demikian, mantan juru taktik Manchester city itu mengaku tidak tertarik lagi untuk menangani tim utama Inter Milan, karena sudah terlanjut sakit hati dan tidak terima dengan perlakuan klub terhadap dirinya. Mancini juga menyebut, adanya kekacauan dalam kubu internal klub.

Mancini Klaim Inter ke Liga Champions Jika Dia Masih Melatih

Inter milan, tim yang bermarkas di Giuseppe Meazza ini kembali gagal memenangkan tiket ke pentas eropa musim depan setelah mengakhiri musim sebagai peringkat ke-8. Padahal, jika saja Dirinya dipertahankan, Roberto Mancini mengklaim Inter bisa menembus tiga besar dan bermain di ajang Liga Champions Eropa.

Seperti diketahui, pemain berusia 52 tahun itu memang menjalani periode keduanya sebagai pelatih Inter milan sejak 2014 lalu. Memang, performa yang kurang memuaskan dari tim besutannya akhirnya membuat jajaran petinggi klub mendepak sang manajer di pertengahan musim panas tahun lalu, untuk kemudian digantikan Frank De Boer.

Manajer asal Belanda juga kurang beruntun di Inter Milan, dia didepak setelah kurang dari tiga bulan menduduki Kursi manajer, dan digantikan kemudian oleh Stefano Pioli. Sempat ada asa bagi La Beneamata untuk mendapatkan tempat di ZOna Liga Europa, tapi serangkaian hasil buruk membuat mereka tergusur dari enam besar dan akhirnya juga memecat mantan juru taktik Lazio beberapa pekan lalu.

Inter sendiri dipastikan tidak mendapatkan tiket untuk mentas di kancah Eropa musim depan, meski masih ada satu pertandingan tersisa. Padahal, jika saja dirinya dipertahankan, Mancini yakin bekas klubnya bakal menembus tiga besar dan bermain di Liga Champions. Namun begitu, sang manajer tak lagi tertarik untuk menukangi La Beneamata karena sudah terlampau sakit hati dengan perlakuan klub terhadapnya.

“Kembali melatih Inter? Tidak ada lagi fondasi untuk melangkah ke depan. Saya berbicara dan mereka tidak memahami saya,”

“Saya punya harga diri. Saya tidak bisa menerima apa yang mereka lakukan. Dalam khehidupan Anda tidak akan pernah tahu, apa pun bisa terjadi. Pemilik klub saat ini menawarkan saya kontrak tiga tahun. Tapi ada chaos, Anda tidak tahu siapa yang berbicara dengannya. Sungguh sulit untuk mengorganisasi tim.”

“Saya menyesal karena tim ini sebetulnya menjalani tugas dengan baik, dan tahun ini mereka mungkin akan mencapai tiga besar [bila bersama Mancini],” ujar Mancini.