Sergio Ramos Merasa Tidak Layak Dapat Kartu Merah

Dikatakan oleh bek berusia 33 tahun tersebut bahwa dia telah menyaksikan tayangan ulang insiden tekel brutalnya kepada Messi sebanyak 40 kali, dan Sang kapten kemudian menyimpulkan bahwa tekel itu memang berbahaya, namun tidak ada kontak fisik, sehingga harusnya dia tidak mendapat kartu merah.

Sergio Ramos Meraya Tidak Layak Dapat Kartu Merah

Kapten Real Madrid, Sergio Ramos , angkat bicara mengenai kartu merah yang ia dapatkan dalam laga El Grant El Clasico dinihari tadi (24/04) waktu setempat di Estadio Santiago Bernabeu. Bek berusia 30 tahun itu mengklaim bahwa dia sama sekali tidak layak mendapatkan kartu merah.

Super El Grant Clasico yang berlangsung di Estadio santiago Bernabeu yang juga melibatkan perburuan trofi La Liga Spanyol berhasil dimenangkan Barcelona lewat skor tipis 2-3. Selain atraksi ciamik Messi yang membuahkan dua gol dan sejumlah rekor, ada juga insiden menarik lainnya yang terjadi, termasuk salah satunya Bek Sergio Ramos yang mendapat kartu merah.

Awalnya, Barcelona melancarkan serangan balik yang diprakarsai oleh Lionel Messi, namun pergerakan pemain Argentina itu kemudian dipotong oleh Ramos dengan tekel dua kaki. Messi terlihat jatuh terguling, dan karena itulah Ramos kemudian dihadiahi kartu merah langsung oleh wasit. Sang pemain terlihat kesal saat meninggalkan lapangan dan bertepuk tangan. Terkait dengan kartu merah tersebut, Ramos kemudian angkat bicara selepas pertandingan.

“Bagi saya, kartu merah untuk saya terlampau berlebihan. Dampaknya besar karena langsung ke hasil akhir pertandingan besar ini,”

“Saya melihat tayangan ulang insiden itu sampai 40 kali! Saya harus akui bahwa tekel saya memang terlambat. Tapi saya tak berniat mencederai lawan. Messi melompat menghindar dan tidak ada kontak.”

“Semoga hasil ini tidak memberikan efek buruk di Liga Champions atau La Liga. Cedera juga jadi faktor lain kekalahan kami. Sekarang kami harus menyatukan tujuan dan bergerak ke arah yang sama,” tutur Ramos, seperti dikutip Marca.