Terbukti Gelapkan Pajak, Neymar Dijatuhi Denda 677 Milyar

NeymarSebagaimana dilansir Folha De Sao Paolo, hakim sudah memerintahkan kepada Neymar untuk membayarkan denda paling tidak sebesar 45,9 Juta Euro, atau sama dengan 677 Milyar Rupiah atas pelanggaran penggelapan pajak yang dilakukan mega bintang Barcelona dan Timnas Brasil tersebut.

Penyerang andalan Barcelona dan Tim Nasional Brasil, Neymar, dinyatakan bersalah dalam kasus penggelapan pajak yang dia dan sang ayah lakukan selama beberapa tahun terakhir, demikian menurut laporan yang diturunkan oleh Folha De Sao Paulo. Sebagaimana diketahui, Neymar memang terjerat kasus penggelapan pajak selama dua tahun terakhir ini, padahal kisruh transfernya dari Santos menuju Barcelona pada tahun 2013 silam masih belum jelas hingga sekarang. Namun, terkait kasus penggelapan pajak ini kabarnya berbeda, yang mana Neymar dianggap bersalah karena tidak melaporkan pendapatannya kepada pihak berwenang.

Sebagaimana Laporan yang diturunkan media Brasil tersebut, Neymar dituding telah menggunakan beberapa perusahannya untuk menyembunyikan pendapatan dari mata hukum, sehingga pajak yang dibebankan kepadanya lebih sedikit ketimbang nilai seharusnya berdasar penghasilan sang pemain. Setidaknya ada dua perusahaan yang dia pakai, antara lain Neymar Y Deporte Marketing Y N+N dan N$N Consulting dan Gueston De Activos. Media yang sama melaporkan bahwa akibat dari pelanggaran tersebut, Hakim melayangkan sanksi denda kepada Neymar senilai 45,9 Juta Euro atau setara dengan 677 Milyar Rupiah.

“Kami mempelajari informasi tentang kasus pajak yang menyangkut Neymar, tiga perusahaannya dan rekan bisnisnya. Kami menemukan ada dua unsur pelanggaran dalam praktek bisnis mereka” Demikian ujar Develly Claudio Montez yang berperan sebagai Auditor dalam kasus ini.

Neymar sendiri masih berhak mengajukan banding atas sanksi yang dibebankan terhadapnya. Yang jelas, saat ini sang pemain tengah bersiap untuk pertandingan melawan Villarreal dalam lanjutan La Liga minggu besok.