Transfer Bonucci Ke Milan Ternyata Berawal dari Keisengan

Raksasa Serie A Italia, AC Milan, berhasil mendaratkan bintang besar Italia, Leonardo Bonucci, dari Juventus , pada bursa transfer musim panas ini. Tapi, sebagaimana dituturkan oleh CEO Rossoneri, Massimilliano Mirabelli, perekrutan bek berusia 30 tahun tersebut sebenarnya berawal dari keisengan semata.

Transfer Bonucci Ke Milan Ternyata Berawal dari Keisengan

Seperti diketahui, jendela transfer musim panas ini menjadi salah satu jendela transfer yang paling aktif bagi AC Milan, sebagaimana tim arahan Vincenzo Montella telah mendaratkan sedikitnya 10 amunisi anyar, termasuk salah satunya bek tengah Leonardo Bonucci yang ditebus dari klub rival, Juventus, seharga 42 juta euro.

Banyak pihak yang menyanjung keberhasilan Milan dalam mendaratkan sosok berusia 30 tahun itu, mengingat dia adalah salah satu pemain sarat akan pengalaman, dan juga pilar penting Juventus dalam mempertahankan Scudetto di enam musim terakhir secara beruntun. Namun, diungkapkan oleh Mirabelli, bahwa sebenarnya, AC Milan pada awalnya sama sekali tidak berencana mendaratkan Bonucci, tapi karena sebuah perbincangan iseng dengan Agen Transfer sang pemain, akhirnya klub berhasil mendaratkan sang pemain.

“Transfer Bonucci tak direncanakan, tapi itu merupakan suatu kesempatan yang harus kami ambil dan itu berlangsung cepat. Saya berbincang dengan [agen Alessandro] Lucci soal pemain lain dan ia terus membuat gurauan soal Bonucci. Selama beberapa hari pertama, saya bahkan tak meneruskan pembicaraan itu kepada [CEO Marco] Fassone.”

“Lalu kemudian saya melihat sang pemain memang benar-benar ingin datang ke Milan dan kami lantas melakukan negosiasi dengan begitu cepat.” ungkapnya kepada Rai Sport.

Adapun selain Bonucci, AC Milan juga berhasil mendaratkan 9 pemain lainnya, antara lain Andre Silva, Lucas Biglia, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Franck Kessie dan Fabio Borini.